MAKALAH
SEPAK BOLA
Diajukan
untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah “Penjasorkes”
Disusun oleh :
Kelompok 1
Nama : Madropik
: Kasam
: Novi Anjarwati
: Entin Suhartini
Kelas : C
Semester
:
III
Jurusan : Diksatrasiada
FAKULTAS
KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS
MATHLA’UL ANWAR (BANTEN)
TAHUN
AKADEMIK
2014/2015
KATA PENGANTAR
Puji
Syukur senantiasa kami panjatkan kepada Allah SWT, atas karunianya Sehingga makalah ini dapat kami selesaikan. Makalah ini merupakan syarat untuk melengkapi
tugas Mata Kuliah “Penjasorkes”
Keberhasilan makalah ini tidak lain juga
disertai referensi-referensi serta bantuan dari pihak-pihak yang bersangkutan.
Makalah ini juga masih memiliki kekurangan dan kesalahan, baik dalam penyampaian materi atau dalam penyusunan makalah ini. Penyusunan
makalah ini juga dimaksudkan untuk menambah wawasan mahasiswa mengenai materi
ini.
Sehingga kriitik dan saran yang membangun
yang sangat saya harapkan demi kesempurnaan makalah ini. Akhirnya saya
menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu baik secara
langsung maupun tidak langsung sehingga makalah ini dapat terselesaikan.
Cikaliung, Januari 2015
Penyusun
DAFTAR ISI
KATA
PENGANTAR.................................................................................................................. i
DAFTAR
ISI.................................................................................................................................. ii
BAB I
PENDAHULUAN
- Latar
Belakang.............................................................................................................. 1
- Rumusan Masalah ...................................................................................................... 1
- Tujuan.............................................................................................................................. 1
- Batasan
Masalah……………………………………………………………………………………. 1
BAB II
PEMBAHASAN
- SEJARAH SEPAK BOLA…………………........................................................................ 2
B. PENGERTIAN SEPAK BOLA ................................................................................................ 3
- PERATURAN RESMI SEPAK
BOLA.......................................................................... 4
D. LAPANGAN PERMAINAN SEPAK BOLA DAN UKURAN BOLA
.................................... 4
- TEKNIK DASAR SEPAK
BOLA………………………….................................................. 5
- TAKTIK PERMAINAN……………………………………………………………………………… 8
BAB III
PENUTUP
A.
KESIMPULAN................................................................................................................. 8
B.
SARAN…………………………………………………………………………………………………. 8
DAFTAR PUSTAKA
BAB I
PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang
Sepak bola adalah olahraga menggunakan bola yang dimainkan oleh dua tim yang
masing-masing beranggotakan 11 (sebelas) orang. Memasuki abad ke-21, olahraga
ini telah dimainkan oleh lebih dari 250 juta orang di 200 negara, yang
menjadikannya olahraga paling populer di dunia. Sepak bola bertujuan untuk
mencetak gol sebanyak-banyaknya
dengan menggunakan bola kulit ke gawang lawan. Sepak bola dimainkan dalam lapangan yang
berbentuk persegi panjang, di atas rumput atau rumput sintetis.
Secara umum hanya penjaga gawang saja
yang berhak menyentuh bola dengan tangan atau lengan di dalam daerah gawangnya, sedangkan 10
(sepuluh) pemain lainnya hanya diijinkan menggunakan seluruh tubuhnya selain
tangan, biasanya dengan kaki untuk
menendang, dada untuk mengontrol,
dan kepala untuk menyundul bola.
Tim yang mencetak gol lebih banyak pada akhir pertandingan adalah pemenangnya.
Jika hingga waktu berakhir masih berakhir imbang, maka dapat dilakukan
undian, perpanjangan waktu maupunadu penalti,
tergantung dari format penyelenggaraan kejuaraan.
Peraturan pertandingan secara umum diperbarui
setiap tahunnya oleh induk organisasi sepak bola internasional (FIFA), yang juga menyelenggarakan Piala Dunia setiap
empat tahun sekali.
B.
Rumusan Masalah
• Bagaimana
sebenarnya Teknis Permainan Sepak Bolla
• Bagaimana peraturan
tenis Permainan Sepak Bolla
• Apa saja yang
diperlukan dalam permainan Permainan Sepak Bolla
C.
Tujuan
Makalah ini
bertujuan :
• Dapat mengetahui
tentang Permainan Sepak Bolla
• Dapat mengetahui
cara bermain Sepak Bolla
• Dapat mengetahui
sejarah Permainan Sepak Bolla
D.
Batasan
Masalah
• Makalah ini hanya
membahas tentang Teknik Permainan Sepak Bolla
BAB II
PEMBAHASAN
A.
SEJARAH
SEPAK BOLA
Sekitar empat tahun lalu saat sepakbola Piala Eropa
96 berlangsung di Inggris, banyak orang bilang sepakbola itu berasal dari
Inggris. Mungkin banyak orang percaya. Lagipula, koran-koran Eropa saat itu
juga ramai dan gegap gempita menulis, “Sepakbola kembali ke tanah
leluhurnya!’’Tapi konon kata filsuf atau siapalah, credo ergo sum (saya percaya
maka saya ada) itu baru cespleng jika dilengkapi cogito ergo sum (saya mengerti
maka saya ada) berbareng dubio ergo sum (saya meragu maka saya ada). Maka kita
pun mencari berbagai sumber lain. Dan, bisa kita temukan aneka info yang
berbeda.Inggris cikal bakal sepakbola? Itu betul, jika awal sejarah bola
dimulai akhir abad ke-19, saat Inggris pada 8 Desember 1863 meresmikan Football
Association dengan segala aturan mainnya di Freemasons Tavern, Great Queen
Street, London.
Kenyataan, sepakbola (dan atau bola dalam pengertian
luas) adalah hasil proses panjang peradaban yang bisa ditelusuri di banyak
tempat di bumi sejak sebelum Masehi. Maka jika Inggris pada 1996 itu dengan
bangga pasang slogan Euro 96 – Football Comes Homes – apakah bukan kebanggaan
berlebihan? Sebab permainan bola itu sudah amat tua.Era Mesir purba, misalnya,
sudah mengenal bola dengan kain linen. Ini masih tersimpan di museum Inggris.
Berbagai relief dinding di museum menunjukkan, permainan bola juga sudah
dikenal di peradaban Yunani purba disebut episcuro.
Pada
relief itu terlukis anak muda memegang bola bundar dan memainkannya dengan
paha. Sekitar abad kedua, episcuro hijrah ke Roma dan peradaban Romawi
menyebutnya harpastum.Konon Julius Caesar suka permainan itu. Tapi Horatius dan
Virgilius meremehkannya. Ovidius menyebut permainan itu brutal kasar mendekati
biadab, maka tak cocok buat perempuan.Sampai abad ke-9 para intelektual era
Yunani-Romawi tak sudi menyebut-nyebut permainan bola. Dianggap tidak bermutu.
|
Tapi
politik kolonial Romawi dalam rangka meluaskan kekuasaannya membawa serta
permainan itu, sebagai “barang’’ sampingan, ke Eropa luar daratan alias
Inggris. Jadi, bahkan hanya dalam bingkai Eropa dan sekitarnya, bola itu
ternyata budaya impor bagi Inggris. Sifat impora itu makin menonjol jika kita
telusuri keberadaan bola di belahan bumi yang lain.Di luar Eropa, sebelum
Masehi di peradaban Aztek, Amerika Latin sudah mengenal bola. Di Tiongkok
permainan bola sudah dikenal sejak 206 SM, disebut Tsu Chu, dan tersimpan di
dokumen militer setebal 25 bab, pada zaman Dinasti Han. Tsu berarti “menghantam
bola dengan kaki’’. Chu berarti “bola yang dibuat dari kulit dan diisi’’. Juga
diinformasikan, pada 50 SM sudah ada tim bola Tiongkok yang berlatih di Jepang.
Permainan itu penuh variasi permainan kaki, semacam sepakbola. Yang jelas, pada
abad ke-5 di Tiongkok dipastikan sudah terdapat permainan bola
bundar
diisi rambut. Informasi sejarah bola dari Tiongkok itu bisa ditelusuri dari
tulisan Li Ju, yang tersimpan di Museum Muenchen, Jerman.Di Jepang, permainan
bola sudah dikenal sejak abad ke-8. Itu disebut Kemari; konon masih eksis
sampai sekarang. Bola itu bundar berisi udara, dibuat dari kulit kijang. Kemari
itu bersangkut-paut dengan iman dan adat. Pemainnya delapan orang, berpakaian
adat, bola tak boleh jatuh ke tanah. Bola dianggap matahari. Jika ia jatuh,
akan terjadi bencana kegelapan – gelap dalam arti luas.Dalam pada itu, di Eropa
daratan sendiri, bola baru dikenal pada abad ke-13, pada 1254, di Florence. Ia
dianggap cikal bakal sepakbola modern. Sebab permainan itu, disebut calcio,
sudah mengenal dua gawang dan jumlah pemain lima orang. Dalam perkembangan
kemudian, jumlah pemain meningkat jadi 11 orang. Saat itu sudah dikenal
strategi permainan 1-2-3-5 yang mengambil alih strategi bertahan kavaleri.
Itulah yang selanjutnya menjadi sistem sepakbola “konvensional’’.Permainan bola
pada abad ke-13 dari Florence itu menjalar ke berbagai negara Eropa lain. Salah
satunya Inggris. Khalayak antusias. Tapi sisi lain antusiasme adalah kerusuhan.
Akibatnya, Raja Edward II pada 1314 melarang calcio tersebut.
Oleh sang raja, calcio disebut football alias bola
sepak atau sepakbola. Siapa masih main bola dengan kaki, demikian sabda sang
paduka, akan dipenjarakan. Larangan itu membuat sibuk para ahli pikir. Ditafsirkan,
kaki itu di tempat rendah, pantas jika dilarang. Jadi yang rendah itu harus
ditinggikan. Maka uthak-athuk pikir itu lalu melahirkan permainan bola sundul,
dengan kepala. Ini juga bikin heboh. Paling seru terjadi pada 1321. Akibatnya,
ia juga dilarang! Sepak bola sudah dimainkan di Olimpiade sejak tahun 1900.
(kecuali pada Olimpiade tahun 1932 di Los Angeles). Awalnya ini hanya untuk
pemain-pemain amatir saja, namun sejak Olimpiade Los Angeles 1984 pemain
profesional juga mulai ikut bermain, disertai peraturan yang mencegah
negara-negara daripada memainkan tim terkuat mereka. Pada saat ini, turnamen
Olimpiade untuk pria merupakan turnamen U-23 yang boleh ditamnbahi beberapa
pemain di atas umur. Akibatnya, turnamen ini tidak mempunyai kepentingan internasional
dan prestise yang sama dengan Piala Dunia, atau bahkan dengan Euro, Copa
America atau Piala Afrika.
Sebaliknya,
turnamen Olimpiade untuk wanita membawa prestise yang hampir sama seperti Piala
Dunia Wanita FIFA; turnamen tersebut dimainkan oleh tim-tim internasional yang
lengkap tanpa batasan umur.
A. PENGERTIAN SEPAK BOLA
Sepak bola adalah salah satu olahraga yang sangat
populer di dunia. Dalam pertandingan, olahraga ini dimainkan oleh dua kelompok
berlawanan yang masing-masing berjuang untuk memasukkan bola ke gawang kelompok
lawan. Masing-masing kelompok beranggotakan sebelas pemain, dan karenanya
kelompok tersebut juga dinamakan kesebelasan.
A.
PERATURAN RESMI SEPAK BOLA
Ø
Offside
Ø
Pelanggaran
Ø
Tendangan
Bebas
Ø
Tendangan
penalty
Ø
Lemparan
Dalam
Ø
Tendangan
Gawang
Ø
Tendangan
Sudut
B.
LAPANGAN PERMAINAN SEPAK
BOLA DAN UKURAN BOLA
a. Ukuran Lapangan Sepak Bola
·
Ukuran:
panjang 100-110 m x lebar 64-75 m
·
Garis
batas: garis selebar … cm, yakni garis sentuh di sisi, garis gawang di
ujung-ujung, dan garis melintang tengah lapangan; … m lingkaran tengah; tak ada
tembok penghalang atau papan
·
Daerah
penalti: busur berukuran 18 m dari setiap pos
·
Garis
penalti: … m dari titik tengah garis gawang
·
Garis
penalti kedua: … m dari titik tengah garis gawang
·
Zona
pergantian: daerah … m (… m pada setiap sisi garis tengah lapangan) pada sisi
tribun dari pelemparan
·
Gawang:
lebar 7 m x tinggi 2,5 m
·
Permukaan
daerah pelemparan: halus, rata, dan tak abrasive

b.
Ukuran
Bola
Ukuran
Bola
·
Ukuran:
68-70 cm
·
Keliling:10
cm
·
Berat:
410-450 gram
·
Lambungan:
1000 cm pada pantulan pertama
·
|
Bahan:
karet atau karet sintetis (buatan)
A.
TEKNIK DASAR PERMAINAN
SEPAK BOLA
Untuk bermain bola dengan baik pemain dibekali
dengan teknik dasar yang baik. Pemain yang memiliki teknik dasar yang baik
pemain tersebut cenderung dapat bermain sepakbola dengan baik pula. Beberapa
teknik dasar yang perlu dimiliki pemain sepakbola adalah Menendang ( kicking ),
Menghentikan atau Mengontrol ( stoping ), Menggiring ( dribbling ), Menyundul
(heading ), Merampas ( tacling ), Lemparan Kedalam ( trow – in ) dan Menjaga
Gawang ( Goal Keeping ). Dibawah ini akan dijelaskan beberapa teknik Menendang,
Menghentikan, dan Mengiring bola dalam permainan Sepakbola.
1. Menendang (
kicking )
Menendang bola merupakan salah satu karakteristik
permainan sepakbolayang paling dominan. Tujuan utama menendang bola adalah
untuk mengumpan ( passing ), dan menembak kearah gawang ( shootig at the goal
). Dilihat dari perkenaan bagian kaki ke bola, menendang dibedakan menjadi
beberapa macam, yaitu Menendang dengan kaki bagian dalam, Menendang dengan kaki
bagian luar, dan menendang dengan punggung kaki.
Ø Menendang dengan
kaki bagian dalam.
Pada
umumnya teknik ini digunakan untuk mengumpan jarak pendek. Analisis geraknya
adalah sebagai berikut :
·
Badan
menghadap sasaran di belakang bola.
·
Kaki
tumpu berada disamping bola kurang lebih 15 cm, ujung kaki menghadap sasaran,
lutut sedikit ditekuk.
·
kaki
tending ditarik kebelakang, dan ayunkan ke depan.
·
setelah
terjadi benturan dilanjutkan dengan Follow trow, ( gerakanlanjutan ).
Ø Menendang dengan
kaki bagian luar
Pada
umumnya teknik menendang dengan kaki bagian luar digunakan untuk mengumpan
jarak pendek. Analisis geraknya sebagai berikut :
·
Posisi
badan dibelakang bola, kaki tumpu disamping belakang bola 25 cm,ujung
kakimenghadap kesasaran, dan lutut sedikit ditekuk.
·
kaki
tendang berada di belakang bola, dengan ujung kaki menghadapkedalam.
·
kaki
tending ditarik kebelakang dan ayunkan kedepan.
·
Perkenaan
bola tepat di punggung kakibagian luar, dan tepat pada tengah –tengah bola.
·
Gerakan
lanjutan kaki tending diangkat serong kurang lebih 45 derajatmenghadap sasaran.
Ø Menandang dengan
punggung kaki
Pada
umumnyamenendang dengan punggung kaki digunakan untuk menembak ke gawang atau
shooting. Analisis gerakanya sebagai berikut :
·
Badan
dibelakang bola sedikit condong kedepan, kaki tumpu diletakkan disamping bola
dengan ujung kaki menghadap kesasaran, kaki sedikitditekuk.
·
Kaki
tending berada di belakang bola dengan punggung kaki menghadap kedepan /
sasaran.
·
Kaki
tending tarik ke belakang dan ayunkan kedepan hingga mengenai bola.
·
Perkenaan
kaki pada bola tepat pada punggung kaki penuh dsan tepatpada tengah – tengah
bola.
·
Gerakan
lanjut kaki tending diarahkan dan di angkat kearah sasaran.
1. Menghentikan Bola
( Stopping )
Menghentikan bola merupakan salah satu teknik dasar
dalam permainan sepakbola yang penggunaanya bersamaan dengan teknik menendang
bola. Tujuan menghentikan bola adalah untuk mengontrol bola, yang termasuk
didalamnya adalah untuk mengatur tempo permainan, mengalihkan laju permainan,
dan memudahkan untuk passing. Analisis gerakanya sebagai berikut:
·
Posisi
badan segaris dengan datangnya bola.
·
Kaki
tumpu mengarah pada boladengan lutut sedikit ditekut.
·
Kaki
penghenti diangkat sedikit deengan permukaan bagian dalam kakidijulurkan
kedepan segaris dengan datangnya bola.
·
Bola
menyentuh kaki persis dibagian dalam/mata kaki.
·
Kaki
penghenti mengikuti arah bola.
Untuk
teknik menghentikan bola masih terdapat banyak cara yang dapat dilakukan
diantaranya yaitu menggunakan Punggung kaki, Paha, Dada, serta Kepala apabila
memungkinkan.
2. Menggiring Bola
Pada dasarnya menggiring bola adalah menendang
terputus – putus atau pelan, oleh karenanya bagian kaki yang dipergunakan dalam
menggiring bola sama dengan bagian kaki yang dipergunakan untuk menendang bola.
Menggiring bola bertujuan antara lain untuk mendekati jarak kesasaran, melewati
lawan, dan menghambat permainan. Dibawah ini akan di jelaskan mengenai posisi
tubuh saat menggiring bola dengan menggunakan kaki bagian dalam :
·
Posisi
kaki menggiring bola sama dengan posisi menendang bola.
·
|
Kaki
yang digunakan untuk menggiring bola tidak ditarik kebelakang hanya diayunkan
kedepan.
·
Diupayakan
setiap melangkah, secara teratur bola disentuh/ didorong bergulir kedepan.
·
Bola
bergulir harus selalu dekatdengan kaki agar bola dapat dikuasai
·
Pada
waktu menggiring bolakedua lutut sedikit ditekuk untuk mempermudah penguasaan
bola.
·
Pada
saat kaki menyentuh bola, pendangan ke arah bola dan selanjutnya melihat
situasi kelapangan.
1.
Mengumpan
Bola
1. Mengumpan dan
menerima bola; yang terpenting dari sepakbola. Siapa tidak bisa passing, ia
tidak bisa bermain sepakbola.
·
Mengapa
umpan? Karena mengumpan lebih efisien daripada menggiring.
·
Camkan
pula bahwa pembawa bola yang baik selalu mengumpan bola sebelum ia ‘habis’.
Jadi jangan kalau sudah ‘habis’ baru mengumpankan bolanya. Sebab jika demikian,
bolanya pasti bola yang ‘tidak enak’.
2.
Beberapa
kesalahan dalam mengumpan;
·
Laju
bola tidak sesuai dengan jarak passing (terlalu keras atau terlalu lembek).
Jika terlalu keras, bola tak terjangkau teman. Jika terlalu lembek, bola
terpotong lawan.
·
Umpan
tidak akurat.
·
Mengumpan
padahal waktunya menembak.
3.
Jangan
pernah asal tendang bola; (kecuali dalam keadaan genting didepan gawang : sapu
bersih). Lihat situasi lalu ambil keputusan yang terbaik. Soal visi, posisikan
diri selalu memiliki pandangan terbuka pada lapangan (open to the field).
4.
Mengumpan
tidak harus pas ke orangnya;
·
Jika
teman kita sedang berlari, kita memberinya umpan pada ruang kosong didepannya.
·
Jika
kita ingin teman kita merangsek ke depan dalam waktu yang lebih cepat, kita
memberinya umpan pada ruang kosong didepannya sehingga ia berlari kedepan untuk
mengejar bola tersebut.
·
Umpan
terobosan.
5.
Menerima
bola tidak selalu harus menghentikannya;
·
Bisa
langsung diarahkan pada teman.
·
|
Diarahkan
ke arah kita akan berlari membawa bola (sehigga lebih hemat waktu).
·
Diarahkan
ke arah kosong menjauh dari lawan terdekat (untuk mengurangi pressing pada diri
kita).
1. Beberapa macam
passing; umpan 1-2 (wall pass), umpan terobosan (through pass), umpan silang
(crossing), dan umpan diagonal.
A. TAKTIK
PERMAINAN
a. Formation
Taktik yang biasa dipakai oleh klub-klub sepak bola
adalah sebagai berikut:
·
4-4-2
(klasik: empat pemain belakang/skipper)
·
4-4-2
(dengan dua gelandang sayap)
·
4-4-1-1
(2 pasang gelandang sayap,satu gelandang serang dan striker tunggal)
·
4-2-4
(2 sayap)
·
4-3-2-1
(3 pemain gelandang tengah,2 gelandang serang,dan striker tunggal)
·
4-3-1-2
(4 bek,3 gelandang bertahan,1 penyerang lubang,2 striker)
·
4-5-1
(4 bek,2 sayap,3 gelandang,1 striker)
·
4-3-3
(4 bek,3 gelandang bertahan,2 striker sayap,1 striker tengah)
·
4-2-3-1
(2 bek tengah,2 bek sayap, 2 winger,1 penyerang lubang,1 striker)
·
4-3-3
(2 bek sayap,2 bek tengah,2 sayap,1 gelandang bertahan,3 striker tengah)
·
4-1-4-1
(4 bek,1 gelandang bertahan,4 gelandang,1 striker)
·
3-4-3
(dengan winger)
·
3-5-2
(dengan libero/sweeper)
·
3-5-2
(tanpa libero/sweeper)
·
3-6-1
·
5-3-2
( 3 striker,2striker sayap, 3 gelandang , 2 bek )
Taktik
yang dipakai oleh sebuah tim selalu berubah tergantung dari kondisi yang
terjadi selama permainan berlangsung. Pada intinya ada tiga taktik yang
digunakan yaitu; Bertahan, Menyerang dan Normal.
b. Pelanggaran
dan tendangan bebas
Ada dua macam
tendangan bebas :
1.
Tendangan
bebas langsung (direct free kick); Tendangan bebas langsung adalah tendangan
bebas yang bisa langsung menjadi gol meskipun belum menyentuh pemain yang lain.
Jika tendangan bebas langsung dilesakkan kedalam gawang lawan sebelum menyentuh
pemain yang lain maka tim lawan mendapatkan tendangan gawang.
|
Tendangan
bebas langsung diberikan karena pelanggaran-pelanggaran berikut ini :
Ø Menendang atau
berusaha menendang lawan.
Ø Mengganjal atau
berusaha mengganjal lawan.
Ø Menabrak lawan.
Ø Memukul atau
berusaha memukul lawan.
Ø Mendorong lawan.
Ø Melompat kepada
lawan.
Ø Menarik anggota
tubuh atau pakaian lawan.
Ø Membuat kontak
dengan lawan sebelum menyentuh bola saat melakukan tackling.
Ø Meludahi lawan.
Ø Hand-ball.
Perlu
diketahui, wasit bisa memutuskan tendangan penalti jika pelanggaran-pelanggaran
tersebut dilakukan didalam kotak penalti.
1. Tendangan bebas
tidak langsung (indirect free kick; Sedangkan tendangan bebas tidak langsung
hanya bisa menjadi gol jika terlebih dulu menyentuh pemain lain (termasuk
kiper). Untuk menunjukkan bahwa tendangan bebas adalah tidak langsung, wasit
harus mengangkat salah satu tangannya sampai bola ditendang.
Tendangan
bebas tidak langsung diberikan karena pelanggaran-pelanggaran berikut ini :
1.
Yang
berlaku untuk semua pemain :
·
Cara
bermain yang berbahaya – yakni membahayakan diri sendiri ataupun lawan –
(seperti: menendang terlalu tinggi didekat lawan, menyundul bola yang terlalu
rendah yang akan ditendang oleh lawan, dsb).
·
Menghalangi
pergerakan lawan dengan badan, sementara ia jauh dari bola (lebih dari 3 feet).
·
Menghalangi
kiper mengambil bola.
·
Ketika
kartu kuning atau kartu merah diberikan, sementara wasit tidak memberikan
tendangan bebas langsung.
2.
Yang
hanya berlaku untuk kiper :
·
Memegang
bola lebih dari enam detik.
·
Memegang
bola yang diumpan balik dengan kaki oleh teman sendiri (namun jika bola
tersebut diumpan balik oleh teman tidak dengan kaki, boleh dipegang oleh
kiper).
·
Memegang
bola yang dilempar kedalam oleh teman sendiri.
·
Secara
sengaja mengambil kembali bola yang telah dilepas.
1.
Tentang
hand-ball:
perlu
diketahui bahwa bukanlah hand ball jika seorang pemain menyentuh bola karena ;
Ø Secara refleks
berusaha melindungi dirinya dari cedera, atau
Ø Bukan dia yang
menyentuh bola tetapi bola yang mengarah kepada dirinya sementara lengannya
dalam keadaan pasif.
2.
Lama permainan
Lama permainan sepak bola normal adalah
2×45 menit, ditambah istirahat selama 15 menit (kadang-kadang 10 menit). Jika
kedudukan sama imbang, maka diadakan perpanjangan waktu selama 2×15 menit,
hingga didapat pemenang, namun jika sama kuat maka diadakan adu penalti.
Kebanyakan
pertandingan biasanya berakhir setelah kedua babak tersebut, dengan sebuah tim
memenangkan pertandingan atau berakhir seri. Meskipun begitu, beberapa
pertandingan, terutamanya yang memerlukan pemenang mengadakan babak tambahan
yang disebut perpanjangan waktu kala pertandingan berakhir imbang: dua babak
yang masing-masing sepanjang 15 menit dimainkan. Hingga belum lama ini, IFAB
telah mencoba menggunakan beberapa bentuk dari sistem ‘sudden death’, namun
mereka kini telah tidak digunakan. Jika hasilnya masih imbang setelah
perpanjangan waktu, beberapa kejuaraan mempergunakan adu penalti untuk
menentukan sang pemenang. Ada juga kejuaraan lainnya yang mengharuskan
pertandingan tersebut untukdiulangi.Perlu diperhatikan bahwa gol yang
dicetak sewaktu babak perpanjangan waktu ikut dihitung ke dalam hasil akhir,
berbeda dari gol yang dihasilkan dari titik penalti yang hanya digunakan untuk
menentukan pemenang pertandingan.
BAB III
PENUTUP
A.
Kesimpulan
Pemain terbagi
atas Dua tim yang masing-masing terdiri dari 11 orang bertarung untuk
memasukkan sebuah bola bundar ke gawang lawan (“mencetak gol”). Tim yang
mencetak lebih banyak gol adalah sang pemenang (biasanya dalam jangka waktu 90
menit, tetapi ada cara lainnya untuk menentukan pemenang jika hasilnya seri).
Peraturan terpenting dalam mencapai tujuan ini adalah para pemain (kecuali
penjaga gawang) tidak boleh menyentuh bola dengan tangan mereka selama masih
dalam permainan.
B. Saran
Waktu kita masih
panjang untuk mengejar cita-cita jika kita mau berjuang keras, belajar dengan
sunguh-sunguh pasti apa yang kita inginkan dapat tercapai. Sepak bola merupakan
cabang olah raga yang sangat sulit jika tidak mau belajar atau latihan dengan
terus menerus, teknik-teknik dasar yang harus di kuasai juga mental bermain
yang sportif merupakan modal dasar bermain sepak bola.
Bermain sepak bola juga menuntut kemampuan otak
yang prima, Untuk dapat bermain sepak bola kita harus banyak berlatih dan
memupuk kerja sama yang ulet karena dalam permainan ini sangat diperlukan
kebersamaan dan keuletan dalam bermain demi terciptanya dinamika kebersamaan
untuk mencapai kemenangan.
DAFTAR
PUSTAKA
Ø http://www.humasKinetics.com

Tidak ada komentar:
Posting Komentar